Ketahui Keutamaan Peduli Anak Yatim

Ketahui Keutamaan Peduli Anak Yatim

Keutamaan Peduli Anak Yatim Piatu

Keutamaan Peduli Anak Yatim Piatu

Seorang anak yang hidup tanpa adanya ayah dan ibu, tentunya tidak pernah meminta bahkan sedikitpun terbersit dalam pikirannya untuk hidup sendiri. Namun apa boleh buat, semua sudah rencana dan takdir dari Tuhan Yang Kuasa. Walaupun menjadi anak yatim bahkan yatim piatu, tidak ada alasan untuk tidak menjalani hidup sebagaimana mestinya. Maka bersyukurlah bagi anda dan kita semua yang Allah karuniakan keluarga yang lengkap, adanya kedua orang tua yang selalu menyayangi kita. Wujudkan rasa syukur kita dengan berbagai cara yang dapat meningkatkan iman dan taqwa, salah satunya yakni dengan menyantuni dan peduli anak yatim.

Mereka yang hidup tanpa adanya orang tua, tetap membutuhkan kasih sayang, pendidikan, makanan, pakaian, dan semua hal yang sama seperti yang kita butuhkan. Lalu dari mana mereka mendapatkan semua hal tersebut? Pertanyaan yang besar kemungkinan tersirat di pikiran anda, sedikitnya dapat membawa anda pada kebaikan dunia dan akhirat. Pasalnya, dengan adanya pertanyaan demikian, tentu ada sedikitnya rasa peduli dalam diri anda kepada mereka. Mereka dapat hidup dengan rizki yang Allah karuniakan dari arah dan jalan yang tiada kita sangka. Salah satu jalannya kemungkinan datang dari anda. Kenapa tidak? Perlu anda ingat, bahwa sebagian rizki yang kita terima, di dalamnya terdapat rizki orang lain, termasuk anak yatim.

Ketika anda menyantuni dan peduli anak yatim, maka akan banyak kebaikan yang anda terima. Bukan kerugian, bukan pula kekurangan pada. Melainkan sebaliknya, pertambahan dan keberkahan. Insyaallah.

  • Allah berikan kemudahan dalam urusan dunia dan akhirat, bahkan Allah berikan surga untuk mereka yang memperlakukan dengan baik anak yatim. Seperti yang dijelaskan dalam sebuah hadits. “Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.”(HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)
  • Terhindar dari sifat kikir, pasalnya dengan kita banyak memberi kepada yang membutuhkan terutama anak yatim. Maka sifat kikir tersebut akan berganti dengan sifat dermawan, terutama ketika anda melakukannya dengan ikhlas.

Demikianlah semoga bermafaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *