Tips Membeli Rumah Pertama
22ndFeb

Tips Membeli Rumah Pertama

Membeli rumah bukanlah hal yang mudah, tidak seperti membeli barang pada umumnya seperti mobil atau pun emas, dalam membeli rumah Anda dituntut untuk memperhatikan banyak hal mulai dari lokasi, bentuk bangunan, bahan bangunan hingga urusan harga menjadi pertimbangan utama.

 

Berbicara mengenai membeli rumah, berdasarkan data dari Bank Indonesia, rumah masih menjadi hunian favorit pencari properti selain apartemen. Hal ini disebabkan karena luas rumah terbilang masih cukup besar jika dibandingkan dengan unit apartemen, selain itu faktor kepadatan penghuni juga menjadi salah satu pertimbangan mengapa rumah menjadi jenis properti idaman. 

 

Nah, bagi Anda yang saat ini berencana untuk membeli rumah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan.    

1. Desain

Anda bisa memilih rumah sesuai desain dari pengembang. Ada pengembang yang bisa merubah design sesuai keinginan Anda. Tetapi ada juga yang tidak bisa merubah design semula. Mungkin hanya tampak depan atau pagar saja. Jika tidak tanyakan sejauh mana renovasi yang bisa diubah.

2. Bahan Material

Anda harus melihat struktur bangunannya. Bahan apa saja yang digunakan misal seperti tembok, rangka atap, genteng dan lain sebagainya. Selain itu tanyakan garansi rumah saat jadi dibeli.

3. Sarana atau fasilitas

Perhatikan sarana dalam perumahan yang akan Anda beli. Fasilitas tersebut seperti keamanan, rumah ibadah, kolam renang, pertokoan, jalur busway dan lain sebagainya.

4. Legalitas

Perlu diketahui keabsahan dari sertifikat rumah yang dijual.  Tanyakan apakah sertifikat induk atau sudah dipecah. Jika sertifikat sudah dipecah maka Anda bisa mengantonginya jika sudah lunas.

5. Prospek

Rumah bisa menjadi investasi di masa datang. Selain itu juga bisa menjadi passive income jika disewakan.  Anda bisa melihat prospek rumah tersebut dimasa datang.  Contohnya seperti apakah bisa dijadikan peluang wirausaha dan lain sebagainya.

6. Pengembang

Membeli rumah dijual dari pengembang kecil cukup beresiko. Kemungkinan bisa terjadi pembangunan mandek, pengembang menghilang, dan lainnya.  Sebaiknya pilih pengembang yang sudah punya nama besar dalam properti.

7. Lokasi

Idealnya lokasi dekat dengan jarak aktivitas keseharian Anda. Pastikan juga lokasi bebas dari banjir, tanah longsor dengan mencari info kejadian 10 tahun terakhir. Akses kendaraan umum juga harus diperhatikan.

8. Harga

Harga yang lebih mahal pastinya material, bahan,dan desain lebih bagus dibandingkan dengan harga yang murah. Tetapi tentunya disesuaikan dengan kemampuan Anda.

9. Kemampuan

Pembelian rumah dijual semakin mudah dengan KPR. Meskipun begitu tetap harus disesuaikan dengan kemampuan Anda. Hal tersebut supaya ringan saat mencicil setiap bulannya. Jangka waktu KPR yang panjang mengharuskan Anda untuk konsisten dalam pembayaran.

 

Untuk memilih rumah impian memang dibutuhkan banyak informasi. Harga rumah yang selalu naik setiap tahunnya bisa menjadikan rumah Anda sebagai investasi. Selain itu sertifikat rumah adalah agunan yang baik apabila Anda membutuhkan dana dari bank.

 

 

Leave a Comment